kabar ini ditulis oleh alumni Pondok Modern Asy-syifa Balikpapan Angkatan ke 16. Bagaimana tak rindu, 6 tahun dipondok merajut kisah sebagai santri kini ia merantau jauh untuk memperdalam ilmu. Mengamalkan bekal dari pondoknya dulu. Terutama saat Ramadhan, ditengah pandemik yang melanda ditahun ini. Rindu semakin berkecamuk, sepi… hanya dirumah, ibadah yang harusnya berduyun duyun dilaksanakan berjamaah kini…. . Kerinduan akan pondok, teringat kembali saat Ramadhan dihabiskan bersama kawan asrama di Pondok Modern Asy-syifa Balikpapan Tercinta.

Ini kisah kerinduannya,

Ku Merindukannya

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh

Apa kabar semuanya sahabat muslim/ah??

Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiyat dalam lindungan Allah SWT,,,,,,

            Perkenalkan nama saya Hidayatus sa’adah salah satu alumni pondok modern Asy-Syifa Balikpapan angkatan ke-15 (bisa di sebut dengan  angkatan Frexema Generation) alhamdulillah kini sedang melanjutkan studi S2 di UNIDA Gontor, saya ucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa (Ramadhan 1441 H), semoga Allah SWT senantiasa memberi rahmat taufiq hidayah serta inayahnya kepada kita semua, sehingga kita semakin semangat dalam melaksanakan ibadah di bulan suci yang penuh berkah ini,,,,,,

 Satu kata untuk saat ini,,,”AKU RINDU” baiklah disini saya akan sedikit berbagi cerita,  tentang pengalaman ketika merasan puasa Ramadhan di pondok modern Asy-Syifa Balikpapan pada tahun 2008- 2014. Alhamdulillah selama 6 tahun merasakan puasa di pondok, selama dua minggu pada tiap tahunnya.

Apakah teman-teman juga rindu masa-masa berpuasa Ramadhan di Pesantren /pondok?? apalagi sekarang kita di kejutkan dengan adanya virus covid-19 yang membuat kita semua untuk saling menjaga jarak satu sama lain, bahkan semua aktivitas, baik di lembaga pendidikan,sekolah, perkuliahan kantor, pusat perbelanjaan, bahkan tempat ibadah (masjid)pun di tutup.

 Mungkin saya akan bercerita singkat padat tentang pengalaman ketika puasa Ramadhan di pondok tidak jauh berbeda dengan pondok-pondok yang lainnya, yang selalu melakukan aktivitas bersama,mulai dari bangun sahur, sholat berjama’ah, tadarus, berbuka, serta ibadah dan kegiatan lainnya kami lakukan bersama saling tolong menolong, saling ingat mengingatkan, semuanya kami laksanakan dengan penuh kesyukuran, kenikmatan dan rasa persahabatan. Walaupun, seluruh santri  semua jauh dari keluarga masing-masing. Apalagikami selalu di beri tausiah, nasehat dari Kiyai kami al-Ustadz  KH. Abdurrahman Hasan dan seluruh jajarannya ,asatidz dan ustadzah yang senantiasa menemani kami, membimbing kami dan selalu memotivasi  kami seluruh santri pondok modern Asy-Syifa Balikpapan, sebagai pengganti orang tua kami yang berada dirumah. Nasykurukum ya asatidz wal ustadzaat Allahu Yahfazukum jami’an.

Tetapi…..

Ramadhan tahun ini sangat berbeda dari yang sebelumnya. Keramaian ibadah berkurang dari biasanya. Ibadah Ramadhan kali ini dihadapkan dengan rasa kekhawatiran dan kewaspadaan karna dikejutkan oleh covid19. walaupun suasana pandemi belum berhenti, namun seluruh masyarakat berusaha menikmati ibadah di bulan suci Ramadhan ini walaupun di rumah-rumah masing-masing demi menghindari kerumunan/perkumpulan. Sekarang sudah jarang terlihat shalat Tarawih berjemaah di masjid, begitu pun acara kajian-kajian Islam, Tausiah dengan tatap muka yang biasa mewarnai Ramadhan, serta buka bersama keluarga besar,kerabat-kerabat, sahabat-sahabat yang biasa telah terjadwalkan di tiap tahun tidak bisa terlaksana, di tahun ini.

Alhamdulillah kali ini saya melaksakan  puasa Ramadhan sudah full bersama keluarga. Tidak ada buka puasa bersama di luar rumah, begitu pun kegiatan-kegiatan yang melibatkan kerumunan/orang banyak. Mungkin salah satu hikmah dengan adanya covid19 kita bisa berkumpul dengan keluarga kita yang biasanya selalu sibuk sekarang selalu berkumpul bersama keluarga tercinta kita dirumah.

Dengan adanya covid19 kita bersama-sama bermuhasabah pada diri kita masing-masing. Mengapa Allah memberikan cobaan ini kepada kita?? Sampai-sampai masjid di tutup , kajian-kajian islam di tutup,, apa yag salah pada diri kita?? Temukan jawaban itu pada diri anda masing-masing,okeyy…

Yakinlah,, bahwasanya Allah memberikan penyakit, pasti ada obatnya!! Tetap semangat dalam melaksakan Ibadah Bulan suci Ramadhan 1441 H, semoga Amal Ibadah kita semua di terima oleh Allah SWT dan mendapat Rodo-Nya ,,Aamiin Ya Robbal ‘Alamiin….

“Wasta’iinu Bissobri Wassolah”

Mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan dalam tulisan ini semoga bermanfaat, jika ada salah dan khilafnya mohon maaf,  Uushiikum Wa Iyya ya NAfsy, jazakumullah khoiron katsiron

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh.

Categories: LENTERA

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *